Verticality Test

Verticality Test

Verticality test diperlukan dalam pemeriksaan kelaikan suatu bangunan untuk mengetahui kemiringan yang terjadi pada konstruksi bangunan secara arah vertikal atau tegak lurus, sehingga bisa ditentukan apakah bangunan tersebut masih memenuhi toleransi kemiringan yang diijinkan dan diperlukan perbaikan atau tidak. Untuk melakukan pengecekan kemiringan bangunan dilakukan pengukuran beda tinggi elevasi as tiang kolom dan lantai struktur bangunan dengan menggunakan alat ukur Total Station type TOPCON GTN-225.

Total station merupakan alat pengukur sudut yang sudah dilengkapi dengan alat pengukur jarak yang bekerja dengan sistem elektronik atau dengan kata lain total station adalah theodolit yang sudah dilengkapi dengan EDM (Electronic Distance Meter). Pada theodolit type ini juga dilengkapi tombol pengatur, sudut horizontal dapat diukur kearah kanan maupun kiri, bacaan sudut dapat dilihat pada layar display monitor, layar ini ada yang dua muka sehingga memudahkan pembacaan, namun adapula yang hanya satu saja. Bacaan lingkaran vertical biasa berupa heling/sudut vertical adapula sudut zenith, adapula yang diatur sesuai selera operator. Satuan sudut ada yang sistem sexagesimal (dalam derajat).

Tingkat verticality dihitung dengan teorema phytagoras untuk memperoleh sudut kemiringan tiang sampel. Tingkat verticality masing-masing sampel dihitung pada arah sumbu X, sumbu Y, dan resultan antara sumbu X dan sumbu Y.

Ilustrasi pengukuran sudut vertikal

Tahap-tahap pengukuran verticality oleh Tim CRN :

Verticality test diperlukan dalam pemeriksaan kelaikan suatu bangunan untuk mengetahui kemiringan yang terjadi pada konstruksi bangunan secara arah vertikal atau tegak lurus, sehingga bisa ditentukan apakah bangunan tersebut masih memenuhi toleransi kemiringan yang diijinkan dan diperlukan perbaikan atau tidak. Untuk melakukan pengecekan kemiringan bangunan dilakukan pengukuran beda tinggi elevasi as tiang kolom dan lantai struktur bangunan dengan menggunakan alat ukur Total Station type TOPCON GTN-225.

  1. Pengumpulan data dan informasi terkait bangunan.
  2. Survey pengambilan data eksisting di lapangan menggunakan :
Total Station type TOPCON GTN-225, tripod, dan prisma ukur
Metode pengukuran verticality dengan total station
  1. Selanjutnya dilakukan permodelan & analisa perhitungan menggunakan software Autocad Civil 3D dan Microsoft Excel.
  2. Laporan hasil pengukuran verticality.
Verticality Test
Site : Bandung
Verticality Test
Site : Bandung